Telp : (0370) 623375

FKUB Sumbawa Barat Galakan Desa Kokarlian Sebagai Desa Sadar Kerukunan

Taliwang, 30 Desember 2021 – Kementerian Agama Kab. Sumbawa Barat melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)-nya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Desa Sadar Kerukunan dan Moderasi Beragama yang dilaksanakan di Kantor Desa Kokarlian sebagai bentuk tindak lanjut setelah ditetapkannya Desa Kokarlian sebagai role model Desa Sadar kerukunan Beragama.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor kemenag KSB, H. Muksin, Ketua FKUB KSB, H. Burhanuddin, Kasubbag TU Kemenag/Wakil Ketua FKUB KSB, H. Ahmad Rusli, Kasi Penmad Kemenag KSB/Wakil Sekretaris FKUB, H. A Rahman HS, Kepala KUA Kec. Seteluk/Sekretaris FKUB, Sudirman, Perwakilan Kecamatan Poto Tano, Abdullah dan Kepala Desa Kokarlian, Anas Rullah serta para tokoh masyarakat yang ada di Desa Kokarlian.

Kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari Kades Kokarlian, Anas Rullah yang menyampaikan rasa syukur karena Desa Kokarlian ini dipilih menjadi model Desa Sadar Kerukunan di Kab. Sumbawa Barat.

“penunjukan desa kerukunan ini adalah suatu penghormatan dan penghargaan bagi kami dan kami harapkan semoga Desa Kokarlian ini tidak hanya sekedar ceremonial awal menjadi model Desa Sadar Kerukunan namun nantinya diharapkan akan ada program lanjutan yang dalam upaya terus meningkatkan rasa toleransi dalam menjaga Kerukunan umat Beragama di Desa Kokarlian ini.” ungkap Kades Kokarlian.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kecamatan Poto Tano yang diwakilkan oleh Bpk Abdullah. Dalam sambutannya Abdullah menyampaikan bahwa Kesadaran saling toleransi di Desa Kokarlian ini sangat tinggi sehingga selama disini tidak ada masalah di Desa Kokarlian ini yang dikarenakan intoleransi.

Setelah sambutan dari perwakilan Kantor Camat Poto Tano, kegiatan dilanjutkan dengan materi Moderasi Beragama yang dibawakan oleh Ketua FKUB KSB, H. Burhanuddin yang menyampaikan bahwa di Indonesia ini adalah satu wadah yang menyatukan kita semua dengan Bhineka Tunggal Ika.

“Kita lahir di Indonesia ini adalah satu wadah kita, satu bingkai yang disebut Bhineka Tunggal Ika. Sehingga kita ini walaupun kita berbeda-beda, beda suku, beda ras, beda Agama tapi kita tetap Satu yaitu Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu kita harus menyatu dan tidak boleh terpecah belah dengan terus menerapkan hidup saling toleransi.” Ungkap H. Burhanuddin.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus materi tentang Kebijakan Kementerian Agama dalam membangun Desa Sadar Kerukunan yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sumbawa Barat, H. Muksin menyampaikan bahwa Desa Sadar Kerukunan ini akan terus di galakan dan akan dilaksanakan program-program yang akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga Kerukunan antar masyarakat ini.

“sosialisasi ini adalah kegiatan awal dalam pelaksanaan Desa Sadar Kerukunan dan tentunya setelah sosialisasi ini tentu akan ada nantinya tindakan selanjutnya dalam mewujudkan moderasi Beragama melalui pelaksanaan Desa Sadar Kerukunan ini. oleh sebab itu saya minta saudara/I, bapak/ibu untuk pro aktif pada kegiatan selanjutnya nanti dalam upaya menggalakan Desa Sadar Kerukunan ini” ungkap Kakankemenag KSB, H. Muksin.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog yang setelahnya diakhiri dengan sesi foto bersama.

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya